kebisingan-suara-antar-ruang-kelas3
kebisingan suara antar ruang kelas
Kebisingan suara antar ruang kelas
Saat sedang asyik mendengarkan kuliah dari dosen. Tiba-tiba langsung saja berhenti fokus gara-gara kelas sebelah tiba-tiba saja ramai. Sepertinya di kelas sebelah kosong (tidak ada yang mengajar). Hal itu sering terjadi meskipun ada pengajar (karena suara dari pengajar kadang sangat keras), yang dapat menyebabkan terganggunya ruang yang ada disebelahnya. Hal ini sangat menganggu apabila kita yang berada diruang sebelahnya mendengar suara kebisingan itu sehingga tidak bisa mendengarkan penjelasan dari pengajar yang mengakibatkan konsentrasi hilang dengan seketika.
mau baca lanjutannya…. silahkan download disini..
sabtu yang sePi….
derita anag kos yg sangat jauh dri rumah….. smw pulang d kos sendiri…. ahahaha
selUmn na mreka pda cerita hantu…. ahahaha
Resonator Helmholtz
RESONATOR HELMHOLTZ
Salah satu contoh ayunan, yang diciptakan fisikawan jerman Hermann von Helmholtz (1821-1894) yang telah mengembangkan seperangkat resonator untuk mengkaji respon pendengaran manusia terhadap bunyi. Dalam perkembangan yang lebih modern, resonator Helmholtz banyak digunakan sebagai komponen rancangan muffler maupun kotak (bass-reflex enclosure) loudspeaker.
Resonansi Helmholtz adalah peristiwa resonansi udara dalam satu rongga. Resonator tersebut terdiri dari suatu badan yang berbentuk bola dengan satu volume udara dengan sebuah leher. Salah satu contoh peristiwa resonansi Helmholtz adalah bunyi yang diciptakan ketika satu hembusan melintasi puncak satu botol kosong. Ketika udara masuk ke dalam suatu rongga, tekanan di dalam meningkat gaya luar yang menekan udara menghilang, udara di bagian dalam akan mengalir keluar. Udara yang mengalir keluar akan mengimbangi udara yang ada di dalam leher. Proses ini akan berulang dengan besar tekanan yang berubah semakin menurun. Efek ini sama seperti suatu massa yang dihubungkan dengan sebuah pegas. Udara yang berada dalam rongga berlaku sebagai sebuah pegas dan udara yang berada dalam leher.
Resonator yang berisi udara identik dengan sebuah massa, sebuah rongga yang yang lebih besar dengan volume udara yang lebih banyak akan membuat suatu pegas menjadi lebih lemah dan sebaliknya. Udara dalam leher yang berfungsi sebagai suatu massa, karena sedang bergerak maka pada massa terjadi suatu momentum. Apabila leher semakin panjang akan membuat massa lebih besar demikian sebaliknya. Diameter leher sangat berkaitan dengan massa udara dalam leher dan volume udara dalam rongga. Diameter yang terlalu kecil akan mempersempit aliran udara sedangkan diameter yang terlalu besar akan mengurangi momentum udara dalam leher.
Prinsip kerja helmholtz resonator adalah pada saat gelombang menabrak ruang, maka sebagian akan diteruskan ke dalam ruangan dan sebagian akan dipantulkan. Gelombang berjalan dalam ruangan dan kemudian menabrak dinding bagian belakang dari resonator dipantulkan menembus lubang. Panjang dari ruang resonator ini harus dihitung sehingga gelombang pantulan meninggalkan ruang resonator harus tepat pada saat gelombang suara berikutnya datang ke ruang resonator. Idealnya, bagian tekanan tinggi dari gelombang yang datang ke ruang resonator beriringan dengan bagian tekanan rendah dari gelombang yang meninggalkan ruang resonator, sehingga kedua gelombang suara tersebut dapat saling meniadakan.
Frekuensi resonan helmholtz resonator tergantung pada volumenya. Fungsi dari helmholtz resonator adalah digunakan untuk mengurangi bunyi yang tidak diinginkan, dengan membangun resonator yang dirancang sesuai dengan frekuensi yang ingin dihapus, biasanya digunakan dalam gelombang dengan frekuensi yang rendah.
Gambar Helmholtz Resonator
Helmholtz resonator mempunyai desain volume tertentu dan panjang tertentu yang dihitung agar gelombang yang dikeluarkan dapat meniadakan suara pada gelombang tertentu. Hal tersebut dapat dituliskan persamaan frekuensinya dengan,
dengan c adalah kecepatan suara, S adalah luas penampang leher, V adalah volume dan L adalah panjang effektif leher.
Helmholtz resonator ini berfungsi untuk meniadakan frekuensi suara tertentu yang diinginkan, salah satunya dengan cara mengatur besar volume helmholtz resonator menambah atau menguranginya.
Prinsip Resonator Helmholtz biasanya digunakan untuk :
1. Pengurangan bising frekuensi rendah, Resonator mempunyai pengurangan bising yang tinggi walaupun lebar pita frekuensinya relatif kecil. Prinsip kerja resonator adalah mengambil energi suara untuk membentuk gelombang berdiri di dalam rongga resonator. Jenis resonator yang dipakai adalah resonator rongga tertala. Resonator rongga tertala ini mempunyai bentuk rongga tanpa leher. Resonator jenis ini mempunyai beberapa kelebihan yaitu pengurangan bising dan lebar pita frekuensinya relatif lebih besar daripada resonator Helmholtz terutama pada frekuensi rendah.
2. Dalam perekaman bass gitar secara live dalam ruangan, terjadi gelombang berdiri pada ruangan yang mengakibatkan boomy sound pada ruang rekaman. Material yang difabrikasi sulit untuk menyerap frekuensi rendah. Pada penelitian ini dirancang slat-type Helmholtz resonator frekuensi rendah untuk mengontrol gelombang berdiri yang muncul pada ruangan dalam rentang frekuensi bass gitar.
3. Peredam suara pada ruangan, Energi suara yang diserap dalam suatu ruang merupakan faktor utama yang menentukan sifat akutik ruang. Bahan penyerap suara yang digunakan dalam perencanaan ruang suatu bangunan dan atau untuk mengontrol ruangan dart bising digolongkan atas bahan berliang renik (porous), panel atau mmnbran penyerap suara dan resonator akustik ( Helmholtz ). Resonator akustik mempunyai kelebihan dari bahan penyerap lain dalam keleluasaan perencanaan, lebih tahan terhadap tekanan mekanik serta daerah frekuensi dan koefisien penyerapan suaranya dapat ditentukan. Resonator akustik ini dapat mempuyai berbagai bentuk tetapi pada prinsipnya terdiri dari rongga udara yang berhubungan dengan medium udara luar melalui saluran yang berpenampang bundar atau pant.
Sumber :
• Pengantar akustik. Bab 1.ayunan
• www.google.com
buRung PerEgrine….

BuRung pEregRine memiliKi kemampuan teRbang denan kecepatan 171 Km/jam dan menyelaM dengan kecepatan 322 km/jam!! satu kata. WOW!!!!! (bY : GF)
tugas gelombang
Memasak dengan Gelombang
Kehidupan manusia tidak dapat lepas dari alam sekitarnya, salah satunya adalah keberadaan gelombang. Sebagai contoh, cahaya matahari dan bunyi. Cahaya matahari merupakan kumpulan gelombang transversal dengan bermacam-macam frekuensi dan amplitudo. Begitu pula dengan bunyi. Bunyi yang kita dengar merupakan gelombang longitudinal yang terdiri dari berbagai rapatan dan renggangan.Semakin majunya pola pikir manusia mendorong terciptanya aplikasi yang memanfaatkan gelombang. Penerapan gelombang sebagai aplikasi ini dapat ditemukan di sekeliling kita. Salah satunya adalah oven microwave. Saat ini, oven microwave banyak digunakan sebagai alat memasak. Cara kerjanya adalah dengan memanaskan makanan hingga suhu tertentu. Namun, bagaimana mungkin gelombang dapat memasak makanan?
Microwave adalah sebuah gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang antara 1 milimeter sampai 1 meter dan berfrekuensi antara 300 megahertz sampai 300 gigahertz. Oven adalah sebuah peralatan dapur yang digunakan untuk memasak atau memanaskan makanan. Microwave oven adalah adalah sebuah peralatan dapur yang menggunakan radiasi gelombang mikro untuk memasak atau memanaskan makanan. Gambar mikorowave oven dapat dilihat pada gambar 1

gambar 1
Ada dua konsep fisika yang menjadi dasar dalam pemanfaatan gelombang mikro untuk memanaskan benda. yaitu :
1. Radiasi gelombang
Microwave oven menggunakan gelombang radio berfrekuensi 2,5GHz untuk memanaskan makanan. Gelombang tersebut merambat secara radiasi.
2. Pemanasan dielektrik (dielectric heating)
Fenomena dimana gelombang radio memanaskan material dielektrik. Material disini berupa air, lemak, dan gula. Jenis material ini berkaitan erat dengan frekuensi gelombang radio yang berada pada frekuensi 2,5GHz. Gelombang radio pada frekuensi tersebut, akan diserap oleh material-material tadi. Hal ini akan menyebabkan atom-atom pada material tadi berotasi dan saling bertabrakan. Dari sinilah akan timbul panas sehingga makanan yang kita masukkan ke dalam microwave tadi bisa menjadi panas atau hangat.
KOMPONEN-KOMPONEN MICROWAVE OVEN
a. Magnetron

Magnetron merupakan bagian inti dari microwave oven. Komponen ini akan mengubah energi listrik menjadi radiasi gelombang mikro. Pada bagian dalam magnetron, electron dipancarkan dari sebuah terminal central yang disebut katode. Kutub positif yang disebut anode mengelilingi katode menarik elektron-elektron. Selama perjalanan pada garis lurus, magnet permanen memaksa elektron untuk bergerak dalam jalur melingkar. Seiring elektron-elektron melewati resonansi di dalam ruangan oven, elektron-elektron tersebut menghasilkan gelombang medan magnet yang terus-menerus.
b. Waveguide
Waveguide adalah sebuah komponen yang didesain untuk mengarahkan gelombang. Untuk tiap jenis gelombang waveguide yang digunakan tidak sama. Waveguide untuk gelombang mikro dapat dibangun dari bahan konduktor.
c. Microwave Stirrer
Komponen yang menyerupai baling-baling ini digunakan untuk menyebarkan gelombang mikro di dalam microwave oven. Biasanya dikombinasikan dengan sebuah komponen seperti piringan yang dapat diputar pada bagian bawah. Kombinasi ini memungkinkan kecepatan tingkat kematangan yang merata saat memasak.
Berikut adalah cara kerja dari sebuah microwave oven dalam memanaskan sebuah objek:
1. Arus listrik bolak-balik dengan beda potensial rendah dan arus searah dengan beda potensial tinggi diubah dalam bentuk arus searah.
2. Magnetron menggunakan arus ini untuk menghasilkan gelombang mikro dengan frekuensi 2,45 GHz.
3. Gelombang mikro diarahkan oleh sebuah antenna pada bagian atas magnetron ke dalam sebuah waveguide.
4. Waveguide meneruskan gelombang mikro ke sebuah alat yang menyerupai kipas, disebut dengan stirrer. Stirrer menyebarkan gelombang mikro di dalam ruang oven.
5. Gelombang mikro ini kemudian dipantulkan oleh dinding dalam oven dan diserap oleh molekul –molekul makanan.
6. Karena setiap gelombang mempunyai sebuah komponen positif dan negatif, molekul-molekul makanan didesak kedepan dan kebelakang selama 2 kali kecepatan frekuensi gelombang mikro, yaitu 4,9 juta kali dalam setiap detik.
Gelombang mikro merupakan hasil radiasi yang dapat ditransmisikan, dipantulkan atau diserap tergantung dari bahan yang berinteraksi dengannya. Oven microvawe memanfaatkan 3 sifat dari gelombang mikro tersebut dalam proses memasak. Gelombang mikro dihasilkan oleh magnetron, gelombang tersebut ditransmisikan ke dalam waveguide, lalu gelombang tersebut dipantulkan ke dalam fan stirrer dan dinding dari ruangan didalam oven, dan kemudian gelombang tersebut diserap oleh makanan.
Microwave oven dapat membuat air berputar, putaran molekul air akan mendorong terjadinya tabrakan antar molekul. Tabrakan antar molekul inilah yang akan membuat molekul-molekul tersebut memanas. Perlu diingat bahwa sebagian besar makanan memiliki kadar air didalamnya dan jika makanan tersebut memiliki kadar air berarti efek yang sama akan terjadi jika makanan tersebut dimasukan dalam microwave oven. Selain itu harus dingat juga bahwa molekul makanan yang lain akan menjadi panas karena ada kontak langsung antara molekul tersebut dengan molekul air yang memanas.
motoGP…
pada pertandingan di Indianapolis(31 Agustus 2009), dani pedrosa dan valentino rossi terjatuh….. sMoga untuk pertandingan tgl.6 september 2009 keduanya bisa naeg podium…. Amin(terutama Dani pedrosa…)
Hello world!
Welcome to UNS Social Network ™.
Terima Kasih telah menggunakan blog staff UNS. Selamat menggunakan blog. Untuk Kesulitan silahkan ym dengan admin YM : w4ww4n , you_dhi_aks, dan hendri_des
Atau kunjungi blog admin
Admin 1 :Ardian M. Prastiawan
Admin 2 :Sri Wahyudi (FMIPA)
Admin 3 :Hendri Desitwanto (FKIP)










